Showing posts with label Mancing Mania. Show all posts
Showing posts with label Mancing Mania. Show all posts

Monday, September 17, 2018

Cara Mudah Mancing Ikan

Mancing adalah sebuah kegiatan positif yang akan memberikan pengaruh dalam kehidupan kita sehari-hari asalkan kita bisa menikmatinya dan bukan sebagai sebuah beban untuk mendapatkan ikan. Sebuah proses ketika dinikmati pasti akan memberikan hasil yang jauh lebih bagus daripada perkiraan kita. Namun jika tidak sesuai target nikamti saja prosesnya. Nah kali ini akan kami ulas menegenai beberapa Cara Mudah Mancing Ikan secara konvensional dengan umpan sesuai ikan target.
Mancing Ikan Tawes Lalawak Bader:
Mas Yuli pemancing Tawes
Mas Yuli adalah seorang pemancing yang berasal dari Nambangan Selogiri, pria kelahiran Bojonegoro ini memiliki tehnik mancing yang sangat unik yaitu dengan umpan Daun jagung. Secara tehnis mas Yuli menjelaskan bahwa ikan target adalah jenis Bader beserta keluarganya termasuk Grass Carp, Tawes, Tombro dan putihan. Ya tehnik ini sebenarnya asli dari Bojonegoro berhubung saat ini mas Yuli beristrikan orang Wonogiri dan pindah serta rumah yang tidak jauh dari Sungai Bengawan Solo maka tehnik inipun ikut serta menemani kepindahan mas Yuli.

Rumput  sebagai pengumpul ikan Tawes

Tehnik mancing ini cukup menggunakan tegeg dengan panjang 450cm dan mata kail no 7-8 serta sistem pelampung. Tiada bedanya dengan tehnik Nyobok hanya saja umpan yang dipakai adalah daun jagung ataupun daun suket Grinting. Pertama tama usahakan ikan mengumpul pada satu titik dengan cara memasukkan batang daun Gelagah dan daun singkong ke dalam air ditandai dan diikat pada sebatang kayu. Jika kayu mulai bergoyang silahkan ambil pancing dengan umpan daun jagung tadi dan dilempar pada titik pengeboman tadi. Hasil yang didapatkan pun ternyata lumayan

Mancing Ikan Kotes Chana Gachua:

Ikan Kotes hasil casting piranti UL

Salah satu family dari jenis ikan snakehead adalah Chana Gachua atau biasa disebut Dwarf Snakehead alias Gabus Mini atau nama lokalnya Kotes. Ikan predator yang satu ini biasa hidup di sungai-sungai kecil atau area persawahan dan biasanya berada di dataran tinggi. Keunikan ikan Kotes adalah warna sirip yang cantik dengan semburat oranye pada bagian siripnya. Ikan ini bisa dipancing dengan casting ultra light ataupun dengan cara konvensional dengan umpan cacing tanah atau Ulat Hongkong dengan sitem pelampung
Walaupun mini namun ikan Kotes memiliki sensasi tarikan yang ajib apalagi jika anda memakai piranti kelas ringan seperti alat Casting UL atau tegeg mini saja. Salah satu lokasi yang menjadi favorite Ikan Kotes adalah cerukan pada sungai ataupun di sela-sela bebatuan dan akar pohon. Ikan yang hanya bisa besar maksimal berukuran sebesar jempol kaki orang dewasa ini pantaslah disebut Dwarf Snakehead atau gabus mini karena memang tidak akan bisa sampai size Kilogram seperti sodaranya yang lain dari family Snakehead
Ikan Kotes ini yang akan cocok jika dipake sebagai piaraan di aquarium anda. Memang di kalangan pecinta Snakehead ikan Kotes menjadi salah satu ikan primadona sebagai hiasan di aquarium karena mudah perawatan dan makanannya seperti udang ataupun ikan kecil lainnya sehingga mudah sekali dirawat dan lebih tahan hidup di air karena pada dasarnya ikan ini di alam liar bisa hidup hingga bertahun-tahun.Nah jika anda tertarik untuk mencobanya silahkan cari-cari spot di dataran tinggi yang memiliki sungai kecil dan andapun akan merasakan asiknya berburu ikan gabus mini tersebut.

Mancing Ikan Betok:

Ikan Betok hasil mancing pelampungan


Ikan Betok adalah salah satu ikan endemik Indonesia yang banyak kita jumpai di sungai,rawa dan waduk. Ikan mungil berwarna kehijauan ini adalah species yang saat ini jarang dilirik oleh para pemancing di pulau Jawa namun sangat berbeda dengan para penggemar ikan di Kalimantan dimana harga perkilogram ikan betok alias papuyu bisa mencapai lebih dari 100 rb. Ikan yang memiliki banyak duri keras ini sebenarnya memiliki rasa yang gurih namun karena dagingnya yang sedikit sehingga jarang dilirik untuk dikonsumsi.
Memancing ikan betok/bethik/papuyu sangatlah mengasyikkan untuk mengisi waktu luang sebagai hiburan apalagi jika musim bulan puasa karena berbeda dengan casting dimana kita dituntut untuk aktif bergerak yang akan menguras energi. Ikan betok yang pernah saya dapatkan rata-rata memiliki besar tidak lebih dari 4 jari orang dewasa sangat mengasyikan dipancing.

Asiknya mancing betok rame-rame


Dengan setelan joran Tegeg panjang 210-240cm yang memiliki ujung lentur, mata kail 1-4, dan pelampung kecil cukuplah untuk merasakan sensasi strike ikan mungil ini. Untuk umpan bisa menggunakan livebait seperti jangkrik, ulat hongkong maupun ulat bumbung/bambu yang dapat kita beli lewat warung/kios pakan burung.
Ikan Betok yang mudah kita jumpai ini merupakan ikan yang mampu bertahan dalam kondisi tanpa air hingga 12 jam, bahkan ikan ini sanggup hidup di alam yang mengalami kekeringan hingga 2 bulan..hampir mirip ikan gabus. Ya memang salah satu deteksi keberadaan ikan gabus adalah ikan betok ini sebagai partner hidup di alam liar. Kalo anda belum merasakan tarikan monster mini ini janganlah menyebut diri anda seorang pemancing. Begitulah kira-kira kalimat yang berada di dalam pikiran saya jika merasakan sensasi syahdu strike ikan betok

Demikian tadi beberapa Cara Mudah Mancing Ikan dengan sistem pelampungan dan konvensional dengan umpan cacing tanah, Ulat Hongkong ataupun rumput grinting. Semoga ulasan ini bermanfaat bagi para pembaca dan menambah perbendaharaan sistem mancing yang akan anda lakukan. Selamat Mencoba.

Wednesday, September 12, 2018

Kelemahan Mancing Secara Konvensional

Mancing Dengan Umpan Tiruan

Mancing saat ini sudah seperti kegiatan umum di masyarakat terlebih bagi kaum laki-laki. Banyak sekali kegiatan mancing yang mulai digemari terlebih mancing secara konvensional yaitu mancing dengan umpan racikan atau pun dengan umpan alami yang bersumber dari alam. Dalam ulasan kali ini akan kami bahas mengenai Kelemahan Mancing Secara Konvensional yang telah terlebih dahulu kami lakukan sebelum beralih ke tehnik mancing dengan umpan tiruan.
Berikut adalah beberapa hal yang akan kami bahas mengapa pada akhirnya kami memilih untuk belajar tehnik baitcasting. Hal ini ada beberapa sebab yang sebelumnya sudah biasa dalam kegiatan mancing konvensional namun pada akhirnya justru terjadi kerepotan sendiri dengan cara mancing secara konvensional. Bukan kami merendahkan tehnik konvensional namun ini adalah sebagai tulisan perbandingan agar kita lebih mau untuk belajar lagi dan memperhitungkan kerugian serta kebaikan dalam mancing.
Dari segi peralatan, jika kita mancing dengan cara konvensional tentu butuh peralatan semisal joran lebih dari satu karena dengan satu joran saja tentu malah akan membuat kita mudah bosan dalam menunggu ikan menyambar umpan. Dari pengalaman dengan tehnik dasaran idealnya kita membawa 3 joran komplit sekaligus kecuali jika ikan sudah mulai rame tentu satu joran saja sudah cukup.
Yang kedua adalah dari segi waktu, dimana kita kan lebih membutuhkan banyak waktu untuk memancing semisal full day alias satu hari penuh. Karena ketika asik mancing saat ikan sudah mulai makan mau tidak mau ya kita lanjut mancing sampai batas waktu satu hari penuh jika kita mulai dari pagi hari.
Dan terakhir adalah segi umpan alami. Di Indonesia ada 2 musim yaitu musim kemarau dan penghujan yang pada akhirnya juga berpengaruh pada efektivitas umpan alami untuk ikan target. Sebagai contoh ikan nila akan lebih menyukai cacing daripada lumut pada musim kemarau begitupun sebaliknya untuk musim hujan lumut akan lebih cepat mendapatkan strike daripada memakai cacing. Padahal pada saat kemarau untuk mendapatkan cacing akan sangat sulit, jikapun ada harga yang ditawarkan akan mahal dan bisa berlipat dari harga normal sebelumnya.
Nah dari ketiga hal tersebut bisa teratasi dengan tehnik casting dimana untuk joran kita hanya butuh 1 set joran komplit beserta reelnya karena dengan tingkat mobilitas tinggi kita hanya bisa memegang 1 set alat pancing saja. Untuk waktupun kita hanya butuh 2 jam yang efektif untuk mendapatkan ikan lebih tepatnya pada jam makan ikan yaitu pagi atau sore hari diluar jam itu ikan kurang agresif dalam menyambar umpan. Sedangkan untuk umpan kita hanya membeli sekali saja alias barang selalu ada di toko pancing dengan harga normal tanpa ada kenaikan yang terpengaruh masalah musim dan ikan target selalu mau dengan umpan tiruan tersebut. Kita cuma butuh 1 set alat lengkap dengan umpan tiruannya saja namun memang fisik harus prima ya sekalian olahraga.
Baca juga Umpan Mancing Konvensional
Demikian tadi ulasan singkat mengenai Kelemahan Mancing Secara Konvensional jika dibandingkan dengan tehnik casting. Ini hanyalah tulisan untuk kita agar lebih tambah wawasan soal puas tidak puas itu kembali kepada diri kita masing-masing dan tujuan utama kita dalam hal memancing.

Monday, September 3, 2018

Mancing Mengajari Kita Dekat Dengan Alam

Akibat Ilegal Fishing

Para pembaca setia blog ini tentu setuju dengan judul diatas. Kami akan ulas sedikit mengenai mengapa Mancing Mengajari Kita Dekat Dengan Alam dalam tulisan berikut ini. Salah satu persoalan yang kini hampir melanda seluruh wilayah perairan Indonesia baik air laut maupun air tawar adalah masalah soal sampah. Lebih parahnya lagi adanya sampah sampah berbahan dasar plastik yang akan sangat susah sekali untuk teruraikan oleh proses alam. Mulai dari kantong plastik, bekas botol mineral dan sampah plastik bekas kemasan makanan serta diperparah dengan bekas popok bayi sekali pakai. Setiap kali saya turun spot baik itu ke Waduk, Sungai atau rawa pasti berjumpa dengan sampah-sampah tersebut. hal inipun semakin diperparah oleh kita para pemancing yang tanpa kita sadari sering kali meninggalkan barang bekas terlebih plastik bekas makanan bekal ataupun botol minuman.
Banyak sekali video yang menunjukkan betapa buruknya perilaku masyarakat Indonesia yang memang belum banyak yang menyadari akan bencana yang ditimbulkan oleh masalah sampah ini. Salah satu efek yang sekarang ini sering muncul di televisi adalah masalah banjir yang kadangkala disebabkan oleh permasalahan sampah yang menyumbat saluran air. Memang sebagai seorang pemancing apalagi jika anda sekalian berfikiran maju tentu masalah sampah ini harus kita hindari dimulai dari diri kita sendiri dengan tidak membuang sampah plastik secara sembarangan. Buanglah pada tempat sampah dimana nantinya akan dibuang ke tempat yang semestinya untuk dimusnahkan.
Tanpa kita sadari dengan (maaf) umpan tiruan yang berbahan plastik yang tertinggal di lokasi karena nyajen atau hilang secara tidak langsung kitapun turut andil dalam menambah jumlah sampah plastik di spot mancing.
Sebagai contoh nyata soal sampah adalah Waduk Mulur di Sukoharjo dimana setiap hari lebih dari 100 pemancing datang di lokasi ini. Silahkan check tanggul Waduk Mulur dimana banyak sekali sampah plastik yang ditinggalkan oleh para pengunjung khususnya para pemancing. Sadar atau tidak hal ini selain menimbulkan polusi air juga menambah kesan buruk di lokasi Waduk Mulur. Beberapa waktu yang lalu kami dari IMCS dibantu beberapa kawan pemancing yang peduli mengadakan acara pembersihan sampah di sepanjang tanggul Waduk Mulur namun kini sudah mulai merebak lagi soal sampah plastik ini.
Ya memang kesadaran pribadi sangat dibutuhkan untuk persoalan sampah ini. Saya yakin jika para pembaca di blog saya ini termasuk orang-orang cerdas yang berfikiran maju sehingga saya berharap para pembaca disinipun ikut mengkampanyekan gerakan anti sampah baik untuk pribadi ataupun sekedar mengingatkan kawan lain yang masih suka membuang sampah secara sembarangan terutama di lokasi memancing para pembaca sekalian. Jangan sampai kita jadi ilang filling ketika mau memancing hanya karena melihat tumpukkan sampah disekitar lokasi memancing kita. Semoga tulisan kecil ini bisa ikut menggugah hati kecil para pembaca sekalian agar ke depan kita semakin lebih peduli kepada alam sekitar khususnya perairan Indonesia tercinta ini, karena alam bukanlah warisan nenek moyang namun alam adalah titipan untuk anak cucu kita nanti di masa yang akan datang.
Salah satu jenis tanaman air yang bagi sebagian pemancing pasti mengenalnya adalah tanaman enceng gondok. Tanaman ini dulunya dibawa masuk ke Indonesia oleh pemerintah Hindia Belanda namun pada akhirnya menimbulkan dampak yang hingga hari ini belum ada solusi tepat dalam mengatasi pertumbuhan tanaman air yang bersifat invasif dan destruktif ini. Sebagai contoh adalah Rawa Pening di Salatiga yang mengalami banyak problema dengan adanya tanaman enceng gondok yang merata hampir di seluruh wilayah Rawa Pening. Di tempat lainpun juga menimbulkan masalah tersendiri seperti di bekas aliran Bengawan Solo tepatnya sepanjang kalimati mulai dari tangkisan Tawangsari hingga Telukan Grogol Sukoharjo. Selain itu juga menjadi masalah di Rowo Jangglengan Nguter yang beberapa waktu lalu akhirnya disingkirkan dengan swadaya masyarakat setempat.
Tanaman enceng gondok dapat berkembang biak secara cepat dalam hitungan minggu. Saya sendiri mengamati bahwa hanya dalam hitungan minggu saja 1 lokasi bisa penuh dengan tanaman ini jika memang dibiarkan. Tanaman ini juga sedikit sekali manfaatnya dan lebih banyak dampak negatifnya antara lain mengurangi kandungan oksigen pada air dan menutupi permukaan air sehingga akan menggangu ekosistem air serta menyebabkan pendangkalan pada wilayah tersebut. Bahkan karena banyaknya tanaman ini pula bisa menyebabkan berkembangnya nyamuk demam berdarah karena jentik nyamuk akan cepat sekali berkembang biak diantara sela-sela tanaman air enceng gondok ini.
Nah sebelum terlanjur sebaiknya jika anda menemui tanaman ini pada lokasi memancing segeralah diangkat dan dimusnahkan sebelum semuanya terlambat karena berdasarkan pengalaman dari tempat-tempat mancing yang sudah mangkrak disebabkan tanaman enceng gondok ini akan berakibat fatal bagi kita semua terutama warga sekitar yang akan terkena dampak secara langsung antara lain kesehatan, sedangkan bagi kita para pemancing tentu kita pasti akan menjadi kehilangan tempat memancing karena seluruh area akan dipenuhi tanaman ini. Saya berharap kita lebih baik mencegah sebelum terlambat karena biaya untuk pemusnahan tanaman enceng gondok akan sangat mahal serta membutuhkan tenaga dan pikiran. Seperti yang terjadi di Rawa Pening dimana pemerintahpun akhirnya harus turun tangan dengan alokasi dana yang boleh dikatakan tidak sedikit. Nah kita sebagai penghobi mancingpun setidaknya harus sedikit peduli jika memang kita ingin hobi kita ini akan terus berlangsung dan turun kepada anak-cucu kita nantinya.
Perairan di Indonesia sangat kaya akan keragaman jenis ikan serta biota di dalamnya, baik di perairan air tawar maupun perairan lautnya. Namun seiring perkembangan dan kebutuhan masyarakat akan gizi dari kandungan protein ikan maka terjadi pula cara-cara perburuan ikan dan biota lainnya dengan cara yang kurang sesuai dengan peraturan Pemerintah, antara lain penggunaan Bom Ikan, Setrum, jaring Pukat dan racun. hal ini tentunya akan sangat berdampak bagi keseimbangan ekosistem dan rantai makanan yang terkandung di dalamnya. Berikut ini penjabaran bahaya yang ditimbulkan oleh aksi ilegal fishing.

  1.  Jaring Pukat, secara langsung akan berdampak berkurangnya ikan secara massal karena jaring dengan ukuran kecil akan menggangu sistem rantai makanan bagi ikan-ikan besar lainnya serta mengurangi jumlah ikan secara berlebihan dan tidak terkendali. Termasuk disini adalah penggunaan Spring Bomb Net atau Jaring Tegeg yang berukuran kecil dibawah 2,5 Inchi karena menurut aturan yang diperbolehkan adalah diatas 2,5 Inchi bagi jaring di wilayah Indonesia.
  2. Setrum, micro organisme sebagai dasar rantai makanan akan musnah sehingga ikan kecil tidak akan dapat berkembang secara sempurna dan pada akhirnya akan memutus rantai makanan diatasnya, selain itu dampak nyata adalah berkurangnya kesuburan tanah dilokasi yang sering dijadikan lahan penyetruman karena bakteri pengurai akan musnah oleh aliran listrik yang dihasilkan oleh alat ini. Jika belut dan ikan gabus diambil secara massal dengan alat ini tentu tikuspun akan kembali merebak dikarenakan predator dari cindil sudah tidak ada lagi. Selain itu beberapa kasus setrum pun dapat berdampak kematian bagi pengguna alat itu sendiri.
  3. Racun, micro organisme dan ikan-ikan kecil akan musnah secara massal dan tentu makanan ikan besar akan hilang sehingga berdampak kelanjutan bagi ikan-ikan pemburu diatas rantai makanan selain itu ikan yang tertangkap juga akan mengandung racun dan pada akhirnya kan terkonsumsi oleh manusia dan dalam jangka waktu panjang bisa menimbulkan kanker, dampak lainnya pun menyebabkan kematian secara mendadak bagi orang yang mengkonsumsi namun tidak mengolah secara benar ikan hasil racun tersebut.
Bom ikan, akan merusak secara langsung habitat ikan sehingga rumah bagi perkembangan ikan selanjutnya juga akan musnah. Bom ikan juga menyebabkan wilayah perairan tandus karena racun yang ditimbulkan akan lama hilang dari penggunaan bom ikan.Jika kita pemancing, tentu kita sangat akan berusaha untuk mendapatkan  hasil ikan yang berlimpah dalam setiap kegiatan memancing kita, namun seiring perjalanan waktu saat ini untuk mendapatkan hasil berlimpah lewat memancing tentulah hal yang sangat butuh banyak kesabaran dan perjuangan. Hal ini sangat dipengaruhi banyak faktor baik dari sisi pemancingnya itu sendiri maupun dari faktor luar.Dari sisi pemancing sendiri, tidak semua pemancing sadar akan pentingnya melestarikan habitat ikan, kurang bisa memilah dan memilih mana yang layak dibawa pulang dan merilis kembali mana ikan yang belum layak konsumsi. Faktor lain adalah ketika mendapatkan ikan indukan justru malah diambil sehingga regenerasi ikan akan terganggu. Tidak perlu saya sebutkan namun kenyataan itu ada di setiap kita memancing. Sebaiknya memang ikan indukan tetap kita pertahankan agar dapat memijah dan menurunkan kembali anakan ikan. Hal lainnya adalah ketika ikan-ikan kecil anakanpun tak luput dari serangan membabi buta. Goreng garing katanya gurih...hehehe....
Sedangkan faktor luar antara lain masih adanya Setrum ikan, Obat kimia yang disalahgunakan serta jaring pukat dan bomb ikan. Tentu ini sangat memprihatinkan bagi kita khususnya untuk masa depan perairan Indonesia.
Maka dari itu saya mengajak para pembaca setia blog saya ini untuk lebih bisa bersahabat dengan alam dan mengubah pola pikir kita, bahwa memancing itu bukanlah untuk mencari ikan sebagai lauk pauk semata tetapi kita ambil sisi lainnya yanitu sebagai sarana olahraga batin dan fisik sebagai sarana hiburan semata. Jika pola pikir kita sudah berubah tentang arti sebuah kegiatan memancing tentu kita akan lebih peduli untuk ikut melestarikan alam khususnya untuk wilayah perairan Indonesia.
Salah satu slogan yang saya ambil dari para petualang pecinta alam adalah ketika kita berkunjung kesebuah tempat ada 3 pesan khusus yaitu Jangan mengambil kecuali kenangan (lewat rekaman video atau photo), Jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak (jangan nyampah), dan jangan membunuh sesuatu kecuali waktu (inilah salah satu yang membuat saya mendukung Catch And Release tentu dengan catatan catan tertentu juga).
Pilah dan Pilih
Pilah mana ikan yang masih kategori anakan dan indukan. Pilih ikan dengan tingkat kelayakan konsumsi. Jangan membawa pulang ikan yang terlalu kecil (anakan) atau bahkan terlalu besar (Indukan) hal ini akan memberikan efek untuk kelangsungan ekosistem berikutnya.
Jangan memancing ketika musim kawin ikan
Hal ini bertujuan agar memberikan kesempatan ikan di alam liar untuk berkembang dan memperbanyak jumlah sehingga nantinya kita juga akan merasakan banyak jumlah tangkapan bukan sekedar mendapatkan hasil yang sedikit jika memang kita berniat untuk mengembangkan ke arah pendapatan.
Lakukan tebar benih
Jika kita ingin memanen tentu kita harus menanam. Untuk itu kita juga harus ikut menebar benih agar kelak kita pun bisa memanennya. Bisa kita bergabung pada komunitas mancing agar bisa bersama-sama dan tentu akan lebih ringan pengeluaran kita untuk membeli bibit ikan.
Relokasi
Kita lepaskan kembali ikan hasil tangkapan pada lokasi yang sudah tidak ada ikan atau ikannya habis. Hal ini bisa kita ketahui dari survey ketika kita memancing apakah hasilnya bagus atau tidak,jika tidak tentu kita harus mulai peduli untuk relokasi ikan yang kita suka.
Kampanye anti ilegal fishing
Penyalahgunaan obat kimia,setrum serta jaring pukat juga harus kita antisipasi dengan memberikan pengertian kepada warga sekitar lokasi mancing agar secara pelan-pelan menyadari bahaya dari penyalahgunaan tersebut terutama untuk kelangsungan ekosistem dimasa datang.
Stop buang sampah sembarangan
Biasakanlah membuang sampang pada tempatnya jangan membuang secara semabarangan terutama di lokasi mancing karena akan mengotori dan mencemari air sehingga merusak habitat ikan.
Nah semoga tulisan diatas tadi menjadikan Mancing lebih Mengajari Kita agar Dekat Dengan Alam. Semoga.

Monday, August 13, 2018

Perlengkapan dan Aksesories Mancing


Sebagai seorang pemancing kita pun juga harus terlihat sebagai pemancing atau biasa disebut sebagai attitude pemancing. Apa sajakah yang harus kita siapkan agar attitude tersebut bisa menunjukkan bahwa kita pemancing? Selain peralatan standart mancing seperti reel dan joran adapula Perlengkapan dan Aksesories Mancing yang perlu kita ketahui dan boleh saja kita beli untuk menunjang kegiatan memancing kita terlebih jika kita suka untuk mancing di alam liar seperti Waduk, Sungai, Rawa bahkan di tengah lautan bebas. Berikut kami ulas Perlengkapan dan Aksesories Mancing yang menunjang hobi kita ini sekalis sebagai alat untuk mencegah hal-hal yang diluar perkiraan kita.

  1. Jersey/pakaian mancing, ya selain untuk menahan panas kita perlu pakaian yang sesuai. Perlengkapan wajib ini adalah Jersey lengan panjang atau pendek khusus pemancing kini juga banyak diperjual belikan dan laris manis. Jersey juga sebagai identitas kita sebagai pemancing jika sedang berjalan menuju ke sebuah spot mancing.
  2. Topi, tak kalah penting untuk urusan pelindung kepala saat sedang memancing aksesories  topi sangat dibutuhkan berfungsi menahan panasnya terik matahari diatas kepal kita.
  3. Kacamata, obat ganteng yang satu ini juga harus kita punya selain memang menahan silau matahari saat memancing aksesories ini juga mencegah ketika hook tidak sengaja terlempar maka mata kita aman dari tajamnya ujung hook terlebih jika kita para pengguna tehnik casting.
  4. Baju pelampung, khusus untuk para pemancing yang terbiasa masuk/ngoyor/nyobok ke dalam air ini adalah peralatan pelengkap wajib atau jika anda naik perahu/boat untuk kegiatan memancing. Lebih baik keluar uang mahalan sedikit daripada nyawa taruhannya.
  5. Booth, perlengkapan mancing sepatu karet dengan pelindung kaki ini perlu jika kita sering masuk ke semak-semak untuk mencari titik spot yang pas. Hal ini untuk mencegah gigitan ular, kalajengking dan binatang melata lainnya yang kadang kala tidak terlihat diantara semak belukar.
  6. Lipsgrip ikan, aksesories mancing ini sangat perlu dimiliki terlebih jika kita berburu ikan-ikan jenis predator yang seringkali bergigi tajam untuk mencegah tangan agar tidak terluka saat memegang ikan tersebut.
  7. Tas pancing,perlengkapan mancing yang berfungsi  untuk melindungi joran dari kerusakan patah dan melindungi dari goresan-gorean saat berada dalam perjalanan.
  8. Buff,  aksesories mancing  pelindung muka dari bahan kain tipis ini mencegah muka gosong oleh sengatan sinar matahari terlebih jika anda masih bujangan maka agar tidak merusak nilai pasaran sebaiknya wajib memiliki buff ini.
  9. Sarung tangan, aksesories mancing yang fungsinya hampir sama dengan buff dan topi hanya saja digunakan pada tangan dimana tangan lebih sering kontak langsung dengan benda tajam semisal hook.
  10. Celana Panjang, perlengkapan mancing ini cocok jika anda adalah pemancing yang keluar masuk alam liar semisal pinggiran sungai atau waduk. Fungsinya agar kulit aman dari gatal jika tanpa sengaja terkena ulat bulu.
  11. Kompas, perlengkapan mancing ini ada baiknya selalu kita bawa agar saat di spot tidak buta arah.
  12. Obat-obatan ringan atau P3K adalah perlengkapan mancing yang sangat wajib dibawa seperti obat merah, obat pereda nyeri dan obat sakit kepala karena kita tidak tahu apakah yang terjadi saat mancing siapa sangka kita terpeleset dan luka maka kita sudah ada persiapan obat yang diperlukan.
  13. Makanan kecil dan minuman, sebaiknya wajib dibawa agar jika kita lapar ada pengganjal perut sementara sebelum kita menemukan warung makan. Lapar bisa membuat kita gagal fokus.

Nah demikian tadi beberapa Perlengkapan dan Aksesories Mancing yang perlu kita siapkan agar kita bisa lebih tenang dan fokus dalam mengejar ikan target kita serta lebih aman jika dalam keadaan yang diluar perkiraan kita. Semoga dengan tips ini bisa menjadikan kita pemancing yang berkelas, keren dan disukai semua orang terutama para cewek-cewek...hehehe....Silahkan berikan komentar jika dirasakan masih ada yang kurang atau jika ada pertanyaan tuliskan saja pada kolom komentar dibawah. Salam joran melengkung.

Friday, June 8, 2018

Hak cipta lure handmade

K-Lures di seluruh Indonesia

Beberapa waktu akhir-akhir ini dalam dunia lure maker dibuat tidak nyaman dengan adanya penjiplakan sesama lure maker yang dimana salah satu produk yang sudah berhak cipta ditiru dan diperjual belikan. Pertanyaannya, seberapa pentingkah hak cipta dalam dunia lure maker? Bagi para lure maker profesional tentu saja hal ini sangat penting. Bentuk atau corak dan design yang sedmikian rupa diolah dan melalui proses error pun menjadi sangat berarti ketika produk tersebut dikeluarkan, namun hanya dalam waktu hitungan menit saja sudah dijiplak, ditiru dan bahkan dijual dibawah harga aslinya. Sungguh sebuah tindakan yang menurut saya pribadi kurang baik.
Kembali ke masalah lure handmade, tidak dipungkiri pula bahwa lure handmade yang ada saat ini adalah inovasi ataupun modifikasi dari lure yang sudah ada, sebagai contoh jump frog adalah bentuk penyempurnaan dari produk Thailand dimana dari sanalah model jump frog berasal begitu juga dengan soft frog yang memang sangat berkembang di negara Gajah Putih tersebut. Nah kitapun tinggal memodifikasi dan berinovasi saja namun pada dasarnya hanya mengubah bentuk dari yang sudah ada. Nah untuk design bentuk memang setiap lure maker punya ciri khasnya masing-masing sesuai dengan ide yang keluar. Sebagai contoh meniru tokoh kartun Oscar pada soft frog milik pak Antonius Moelyadi, saya akui ini sebuah terobosan baru dengan menghadirkan tokoh kartun dalam aplikasi casting. Nah sebenarnya para lure maker lainpunbisa mencontoh cara membuat soft frog dengan menggunakan bentuk tokoh kartun lain namun justru menjiplak langsung bentk yang sudah ada ini sangat disayangkan. Contoh lagi jump frog D'Lure dimana menggunakan painting tokoh kartun ataupun logo club sepakbola dimana bisa dijadikan contoh untuk memberikan finishing pada jump frognya bukan meniru bentuk yang terlihat, memberikan sedikit sentuhan lain pada produk tersebutpun sebenarnya sudah akan berbeda.
American Large Mouth Bass dengan Lure Indonesia

Ya, memang kita tidak bisa membuat atau mencari ide lain selain melihat apa yang ada di depan mata. Jujur saya pun aga miris dengan keadaan ini dimana belum ada inovasi penciptaan model lure lainnya. Contoh lagi tentang lure upil temuan seorang lure maker Jogja yang juga menimbulkan kontroversi dimana ada yang meniru dan menjualnya dengan harga lebih rendah sehingga otomatis para pelangganpun berpindah yang menimbulkan sebuah masalah baru. Memang salah satu jurus andalan pemain baru adalah dengan menjatuhkan harga dibawah harga yang sudah ada namun kita juga harus berfikir ke depan seandainya kitapun nantinya dijatuhkan lewat harga jangan terus meradang juga hehehehe...
Ya semoga ke depan ada solusi yang lebih tepat daripada hanya berkutat pada drama. Saya pribadi berharap dunia lure maker Indonesia dapat bersaing dengan negara lain bukan malah sikut-sikutan di dalam negeri. Jika anda memang lure maker sejati tunjukkan bahwa produk anda mampu bersaing di luar negeri atau minimal berhasil ke luar negeri bukan hanya bersaing di level nasional saja.

Thursday, March 16, 2017

Hampala Macrolevidota

Hampala species is a barb family. This predator fish also knowin as Jungle Perch. This named by the habitat of this kind species which living in deep forest. In Indonesian Archipleago you may find this kind species from Sumatera Island, Borneo Island and Java Island. This species now in level rare because from the changed of condition from the fish habitat.
In Java Island specialy this kind predator fish only can saw in a couple of river mainly in big river which down from the mountain.

In my neigboarhood region of Central Java we can fins in Bengawan Solo River which start from Wonogiri. In times when i go doing baitcaster the most record that fish i seen in 50cm with weight almost 4kgs. Record number caught by my friend. At least my own record under it in 43cm weight about2,5kgs.
As an lure maker me also try using my own lure that i made. And I did it by mini popper with single treble hook behind, some kind minnow, and the most that i loved by stickbait. This predator fish very atractif in top water hunting. But if you wana keep spend your energy you can try by mini spoon its also their favorite lures.

This predator is the most agresif fresh water fish. They can fight by swimming in fast water river. This species living in sandness and rockin river. To keep their habibat we are always using catch and release system for their future in next dekade. The rare fish predator as mascot of baitcasting should we keep from danger exploitation. We try educated all angler to do the same even some of them riject this kind system. If we dont start now i think will be late in next future, So...are you agree???

Wednesday, February 22, 2017

K-Lures product of Indonesia

K-Lures was born 3 years ago, starting when i made lure jump frog from my self and then a friend request order for his fishing lure. This is giving me an idea to make it more profesional as a bussines. Basicly K-Lures made from wood and i start from recycle wood. A new hope when some fisihing store ask me to make a massal product and they sell my product in their store.
A few years latter this K-Lures sell in national market Indonesia and all consumen very excited with my product. You can see some photo send by customers from their fishing trip. My special product is jump frog for snakehead family. This can be a great lure.

In first time i made my own lure using colour by cane spry paint. Now im using an airbrush for better quality in finishing. I was send some product to abroad country like Malaysia, Taiwan, Korea, and United State of America.
This product basicly made by hand that call as hand made lure. The main setting use my own hand with some help from simple machine to make it more faster production. My record has produce 100 pieces jump frog in one order. This is a huge number for me absolutely.
You can order by contact me in whatsapp +6281228382403 or add my facebook account Nur Khalid Yamani for detail information about how to order.
K-Lures also participate in fishing national event like Indonesian Castinger Gathering or local gathering event by sending some lure for doorprize and souvenir. We have some happines when we can help each others. Thanks for reading my blog and get enjoy with your fishing trip. Thank You.

Tuesday, February 21, 2017

K-Lures Hand made lure for Predator Fish

K-Lures was brand of home industry specialize made lure for predator fish such as Giant Snakehead, Snakehead, Hampala, Bass, and many more. This product made by cuztomize from the customers. But for regulary product we made Jump Frog and stickbait lures. Some kind another lures also created but depend from the order. This product was sell in national market Indonesia but also sent into some abroad country such as Malaysia, Taiwan, Korea and the lastest to United States of America.

K-Lures made from recycle wooden that was same mission with the logos of brand K-Lures which colouring with Green...for green nature friendly product. Our tagline using Strike is Never End meaning if you like for long live strike you must keep your fishing spot living forever. Catch and Release the predator fish also as our campaign to keep the predator population still save and dont be rarely in the next future.

K-Lures product also educating to the young children for fishing, this way for the next angler generation. This is better way to save them from illegal fishing such as Chemical poisoning, Electricity and Fish Bomb. We try to giving education program to our neighboardhood as our program to recovery the fish habitat.

We sell product but we care to save the water ecosystem. We do to save the next generation from rarely natural product such as fresh water predator fish. This program we do from the profit of the the K-Lures product also from the sponsorship who joint with us in this program.
If you interesting in our product or our program please add my facebook account : Nur Khalid Yamani or contact us in Whatsapp +6281228382403 for details information about K-Lures Hand made.
Custmores Testimonial

Friday, February 17, 2017

K-Lures Strike is Never End

Dengan tagline K-Lures Strike is Never End mempunyai makna bahwa kitapun wajib menjaga alam khususnya ekosistem air agar kita tetap dapat Strike dan tiada berhenti. Salah satu yang menjadi misi K-Lures adalah edukasi tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam khususnya perairan untuk generasi masa datang. K-Lures secara konsisten mencoba untuk memberikan pembelajaran tentang pentingnya menjaga alam khususnya perairan kita yang saat ini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Jika tidak dimbangi dengan langkah konservasi tentu pada saatnya nanti kita kehilangan sumber daya alami seperti kepunahan ikan species tertentu.
Kepedulian K-Lures salah satunya adalah dengan sistem Catch and release bagi ikan dalam golongan predator langka serta melakukan relokasi ke tempat yang sekiranya aman serta untuk menyebarkan species agar lingkungan kembali pulih seperti sebelumnya.
Di tempat kami khususnya ilegal fishing masih marak karena belum ada perda yang mengatur tentang perlindungan terhadap air tawar. Namun kita tetap berjuang untuk memberikan edukasi dan menyadarkan masyarakat luas tentang pentingnya untuk menjaga konsistensi sumber daya hewani khususnya ikan. Jika ikan melimpah siapa yang akan diuntungkan? tentu keuntungan juga akan kembali kepada kita sebangai angler.
Strike is Never End bukan hanya sekedar slogan semata karena didalamnya ada maksud untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan khususnya ekosistem air tawar. Jika kita ingin selalu strike ketika melakukan trip mancing seharusnya kita tidak over explore atau menguras habis isi dari spot yang kita tuju, jika dalam istilah adalah pilah dan pilih sesuai dengan layak tidaknya untuk ikan dikonsumsi jika memang tujuan kita mancing untuk tujuan konsumsi.
Dalam pemasaran produk pun kami mencoba mengajak para pelanggan K-Lures untuk sedikit demi sedikit menjaga dan turut berperan dalam visi dan misi kami. Kita memang menjual produk untuk mancing tetatpi kami juga peduli dengan habitat ikan predator agar kelak kitapun masih bisa menikmati sensasi strike dari predator air tersebut. Nah pilihan ada pada anda sebagai angler bagaimana memanfaatkan sebuah lure sehingga bukan saja sebagai pemusnah namun lewat lure memberikan pembelajaran bagi sekitar. Salam Lestari

Wednesday, January 27, 2016

Produk K-Lures

Strike is Never End
K-Lures dengan berbagai macam produk lure handmade
Black Death Jump Frog

Red Head minow dan mini popper

Vibe lure

Jump Fog

Stickbait

Jump Frog pesanan pelanggan

Spinnerbait

Wednesday, January 20, 2016

K-Lures Hand Made Craft Luring

K-Lures is made from recycle wood...the green colour is our spirit to make a green fishing world by mindset to catch and release for a rare kind fish all arround the world....keep clean and go green. K-Lures made from reycicle wooden and made by hand so its call as Handycrafting Lures. Today we had made more than 1000 pieces of lures with many variant such lika jump frog, stcikbait, minnow and all lure with wood as the main component.
We are always bring new model every months for the best lure action for spesific fish. Many people using this and bring 5 stars review for us. As handycraft we are not making much in a periode. We paint them with air brush painting for the best finishing.
K-Lures adalah produk umpan buatan dari bahan kayu limbah dan daur ulang dengan tujuan untuk menjaga masa depan kita semua dari penggunaan bahan plastik.
Produk K-Lures meliputi Jump Frog,Minnow,Stickbait untuk diaplikasikan pada Fresh Water Baitcasting.

Jika anda tertarik silahkan kontak di 081228382403 atau langsung ke workshop di Balesari 2/2 Mulur Bendosari Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah.