Showing posts with label Umpan Casting hampala. Show all posts
Showing posts with label Umpan Casting hampala. Show all posts

Friday, August 31, 2018

Perbedaan Penggunaan Umpan Stickbait, Minnow, Spoon dan Mini Popper Untuk Hampala

Hampala Bengawan Solo dengan umpan minnow

Ikan Hampala memang salah satu jenis ikan predator air tawar yang sangat menjadi dambaan para pemancing casting. Tenaga dan kekuatan rahang Ikan Hampala menjadi sebuah misteri yang akan selalu menjadi buah bibir bagi yang pernah merasakan sensasi tarikan ikan yang satu ini. Kali ini akan kami ulas mengenai Perbedaan Penggunaan Umpan Stickbait, Minnow, Spoon dan Mini Popper Untuk Hampala agar anda para pembaca sekalian dapat melihat cara tepat guna dalam memilih umpan yang tepat dan bisa merasakan strike yang maksimal.Dalam ulasan sebelumnya sudah kami sampaikan bagaimana cara membuat umpan tersebut diatas secara hand made. Nah sebagai lanjutannya kami berikan ulasan tentang aplikasi dari umpan-umpan tiruan tersebut pada lokasi spot dan kondisi spot yang tepat agar lebih maksimal kemampuan umpan tiruan yang sudah anda buat ataupun anda beli dari toko pancing.
Umpan Stickbait adalah umpan tiruan berbentuk ikan, dengan action wtd dan merupakan jenis umpan top water. Umpan Stickbait hampir mirip dengan minnow hanya saja tanpa lips/lidah pada bagian depannya. Cara memainkan stickbait agar menghasilkan action WTD adalah dengan jerking atau memberikan sentakan kecil secara konstan pada ujung joran casting. Akan lebih bagus jika joran casting yang digunakan mempunyai karakter lentur atau dengan batasan 6-12 LBS untuk ukuran maksimal. Hal ini agar tangan kita tidak akan mudah capek dalam memainkan jenis umpan stickbait ini. Stickbait akan bagus digunakan pada kondisi air yang tenang, dangkal dan atau berarus kecil supaya action WTD tadi dapat keluar dengan sempurna. Sentakan kecil akan membuat stickbait bergoyang kanan kiri sehingga akan lebih menarik jenis ikan hampala untuk menyambar. Anda sebaiknya menggunakan stickbait apabila hampala sudah terlihat memburu mangsanya atau jika anda sudah yakin posisi serang dari ikan hampala dalam menyergap mangsanya. Penggunaan trible hook secara umum digunakan pada setiap stickbait, namun jika anda ingin sensasi lain silahkan ganti dengan single hook dengan catatan akan terjadi miscal alias ikan hampala tidak pas dalam menyambar umpan sehingga dengan single hook tingkat kesulitannya akan lebih tinggi dan anda siap dengan resiko tersebut.
Selanjutnya dalam ulasan Perbedaan Penggunaan Umpan Stickbait, Minnow, Spoon dan Mini Popper Untuk Hampala umpan kedua adalah minnow dimana umpan ini ada berbagai macam type baik floating ataupun sinking. Floating mengacu pada posisi minnow setelah dilemparkan ke air maka berada diatas permukaan air alias mengambang sedangkan sinking adalah ketikan minnow menyentuh air langsung turun ke dalam air alias tenggelam. Ada juga type minnow sinking dan flutter yaitu ketika turun mengeluarkan gerakan goyang-goyang dan biasanya jenis ini sangat disukai ikan Hampala. Type minnow berdasarkan kedalamannya pun terlihat dari panjang lidahnya, semakin panjang lidah maka kedalaman minnow tersebut menyelam juga akan semakin jauh turun ke bawah. Untuk hampala biasanya jenis lidah pendek akan sangat cocok agar umpan juga lebih aman dari sangkutan pada dasar air. Minnow digunakan pada kedalaman air antara 2-3 meter agar lebih menggoda ikan hampala yang bersembunyi di dasar permukaan air. Soal warna ada beberapa panduan, jika air keruh gunakan warn-warna terang atau norak semisal pink, stabillo dan kuning. Untuk air jernih gunakan warna realistic semisal hijau, hijau muda dengan aksen hologram.
Untuk penggunaan spoon hampir mirip dengan minnow hanya saja spoon akan lebih bagus digunakan pada air dengan arus yang deras namun dangkal. Putaran pada spoon akan lebih bagus jika anda tambahkan rollin swifel pada snap anda dan berikan leader 1,5X panjang joran agar PE anda tidak melintir. Spoon warna gold atau emas saat ini cenderung lebih disukai daripada spoon warna silver namun semua tergantung pada sugesti masing-masing mana menurut anda yang paling cocok.
Dan ulasan terakhir dalam Perbedaan Penggunaan Umpan Stickbait, Minnow, Spoon dan Mini Popper Untuk Hampala adalah mini popper, umpan yang memiliki cekungan pada bagian depan ini sangat pas digunakan pada posisi arus setengah deras. Cipratan yang dihasilkan oleh mini popper juga akan menarik perhatian ikan hampala untuk keluar dari sarangnya. Permainan action dari mini popper memberikan sentakan pada ujung joran secara periodik dengan sedikit jeda antara 2-3 detik setelah disentakkan. Dengan cipratan/splash air yang dihasilkan akan sedikit membangunkan ikan hampala yang terdiam menunggu mangsa dan akhirnya kan keluar sarang dan memburu mini popper anda.
Nah demikian tadi sedikit ulasan mengenai Perbedaan Penggunaan Umpan Stickbait, Minnow, Spoon dan Mini Popper Untuk Hampala yang kami rangkum berdasarkan pengalaman yang kami dapatkan selama ini. Jika masih ada kekurangan mohon dikoreksi dengan memberikan komentar pada kolam dibawah tulisan ini. Jika bermanfaat silahkan bagikan informasi ini kepada para teman anda sekalian. Sekian dan semoga tulisan ini bisa bermanfaat.

Wednesday, August 1, 2018

Cara Membuat Mini Popper Sederhana dan Mudah


Salah satu umpan Hampala yang menjadi pilihan adalah mini popper. Jika anda kesulitan untuk membeli bisa saja membuat sendiri umpan mini popper dari bahan dasar kayu. Hampir semua jenis kayu bisa dipakai namun pilih jenis kayu yang mudah mengapung karena pada dasarnya mini popper adalah umpan top water alias berada diatas permukaan air.Untuk panduan cara membuat mini popperakan saya jelaskan dalam ulasann kali ini dan semoga bisa menjadi inspirasi bahwa membuat sendiri umpan tiruan itu menyenangkan dan mudah.

Pertama kita siapkan alat dan bahan. Untuk bahan dasar tentu saja kayu, kawat stainless steel,lem korea, cat semprot dan split ring serta trible hook. Sedangkan peralatan yangdigunakan antara lain cutter, gergaji kecil, amplas kasar dan halus serta mata bor untuk memberikan cekungan padabagian depan umpan tiruan.

Langkah kedua setelah bahan dan alat siap kita mulai dengan membentuk pola yang diinginkan dan menggambarknya pada kayu. Setelah itu potonng dan iris kayu sesuai pola yang sudah kita gambar tadi. Jika anda kesulitan untuk menggambar pola maka contoh saja gambar mini popper yang sudah ada atau sesuai dengan daya kreasi anda sendiri.Setelah bentuk pola terbentuk atau disebut bentuk kasar maka haluskan dengan amplas agar sisa potongan menjadi rapi. Jangan lupa buatlah tempat untuk menanam kawat stainless steel bisa dengan cara di bor atau digergaji. Buatlah lingkaran pada 3 bagian kawat tadi sebagai tempat spling ring yaitu depan, tengah dan belakang. Setelah itu tutup dengan lem korea agar kawat bisa tertanam dengan kuat dan tidak lepas. Jangan lupa buatlah cekungan pada bagian depan dengan mata bor sebagai tempat keluarnya splash air yang merupakan ciri khas mini popper. Berikan timah pemberat pada bagian dalam dari popper tadi agar beban lebih berat dan bisa longcast.

Setelah itu tutp semua pori kayu yang sudah berbentuk setengahjadi dari mini popper tadi dengan melapisi lem korea. Keringkan dan amplas dan lapisi kembali agar lebih halus. Baru setelahnya gunakan cat semprot untuk memberikan corak yang diingikan sesuai selera. Ukuran mini popper biasanya mulai dari 3cm, 5cm,7cm dan 9cm untuk ikan hampala jika anda gunakan untuk laut bisa diperbesar ukuran dan beratnya saja.

Membuat sendiri mini popper sangat mudah dan tidak membutuhkan banyak uang. Untuk satu buah mini popper cuma butuh uang sekitar 30rb dan bisa dibuat 10-20buah. Tentu anda tertarik apalagi jika dijual kembali kepada kawan sehobi. Menarik bukan? Selamat mencoba.

Wednesday, July 11, 2018

Cara Mancing Ikan Predator dengan Casting

Casting Gabus Sore hari

Tehnik casting mulai populer sejak diperkenalkan lewat media televisi yang biasa dikenal lewat jargon "Mantap". Tehnik ini merupakan salah satu dari segala cara memancing ikan. Perbedaannya hanyalah pada pemakaian umpan tiruan, selebihnya sama saja namun ada ciri khas bahwa jika menggunakan piranti BC alias reel overhead yang lebih dikenal dengan istilah reel kerang dipastikan bahwa memancing dengan tehnik casting. Keunikannya adalah adanya benang kusut jika menggunakan jenis reel BC ini, sebaiknya jika belajar harap didampingi mentornya agar diberikan pelatihan singkat tata cara menggunakan reel BC yang benar.
Selain itu ciri khas dari casting adalah menggunakan piranti yang boleh dikatakan kelas ringan, karena jika kelas berat akan berbeda lagi seperti Popping. Kata Casting secara teori dibatasi hingga 25Lbs (2lbs kurang lebih 1kg) yang biasanya mengacu pada setelan jorannya. Selain BC tehnik casting bisa juga menggunakan alat spinning seperti alat pancing pada umumnya, hanya saja dipilih alat yang ringan seperti joran berbahan carbon yang kuat namun ringan, reel kelas max 2000, dan benang max PE3. Mengapa? dikarenakan casting lebih mengutamakan melempar dan menarik umpan maka alat ringan dipilih agar tidak cepat lelah dan tidak menguras tenaga sehingga castingpun masuk kedalan kategori Sport Fishing seperti Popping, Jigging dan Fly Fishing dimana kita dituntut untuk aktif bergerak baik pada bagian tubuh ataupun bergerak alias berjalan ketika berpindah-pindah titik spot.
Ada 2 kategori ikan target yaitu Salt Water alias ikan air asin dan Fresh Water alias ikan air tawar. Dimana saat ini semuanya sedang mulai ramai menjadi incaran para castinger. Untuk target ikan air asin boleh dikatakan banyak sekali mulai dari baby GT hingga baracuda dan hampir semua ikan air asin bisa menjadi target untuk casting. Sedangkan untuk ikan air tawar ada pilihan Hampala, gabus. toman, kerandang bahkan masheer. Untuk gabus dan jenis snakehead lainnya umpan tiruan kodok seperti jump frog dan soft frog lebih disukai para castinger. Ya pada dasarnya pemakaian umpan tiruan adalah meniru umpan hidup yang digerak-gerakan agar mirip dengan umpan aslinya dan biasanya gerakan pada umpan tiruan (biasa disebut lure) dinamakan action. Disinilah pentingnya mempelajari action dari setiap umpan tiruan agar lebih disukai oleh sang ikan predator.
Banyak sekali para castinger pemula bertanya umpan apakah yang cocok untuk casting? Saya menyarankan sebisa mungkin setiap angler agar melengkapi koleksi lure yang akan dipakai, mulai dari jump frog, soft frog, aneka minnow, sppiner, spoon dan sebagainya. Saat ini lure termasuk barang yang mudah didapatkan baik lewat toko pancing ataupun lewat sistem belanja online. Setiap ikan predator dan setiap tempat memiliki ciri khas tersendiri dimana ikan akan lebih agresif pada umpan tertentu. Untuk ukuran killer jika umpn berhasil mendapatkan sambaran secara terus-menerus namun juga dipengaruhi kemampuan angler dalam mengolah action umpan tiruan tadi. Saat inipun sudah banyak lure handmade yang diproduksi oleh para pengrajin umpan tiruan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia yang mana umpan tiruan handmade tak kalah dibandingkan produk pabrikan terkenal.
Untuk joran biasanya digunakan hingga batas maximal 25lbs inipun jarang sekali digunakan jika pada Fresh Water biasanya ukuran max 25lbs pada casting laut/muara dimana masih banyak ikan-ikan besar. Saat ini tren casting lebih pada kelas Ultralight Casting (UL) dimana batas max untuk joran pada angka 6 Lbs dan untuk umpan serta line/benang menyesuaikan pada setelan joran dengan reel max kelas 1000. Hal ini karena sensasi UL boleh dikatakan lebih menantang dan juga karena ukuran ikan di alam yang semakin mengecil...hehehehe...katanya lho....
Pada benang untuk casting keabnyakan menggunakan produk braid line atau PE yang memang lebih sensitif terhadap sambaran dan tarikan ikan predator sehingga akan memepercepat hentakan angler pada saat ikan menyambar. Ukuran PE standart untuk casting adalah PE1-PE3 namun ada juga yang sampai PE4 jika targetnya monster seperti mama toman. Jika menggunakan UL maka PE dibawah PE1 yaitu 0,2-0,8 contohnya Duraking Natuna, Duraking Sinsation,dan yang terbaru Duraking 9X UL.
Bagi anda yang berada di dekat pantai atau muara akan lebih menyenangkan lagi sebab berbagai macam ikan target ada disitu seperti baby GT, Barracuda, Kerapu dan sebagainya. Sensasi menarik ikan predator sangatlah menyenangkan. Untuk ikan air tawar anda pasti akan ketagihan jika menarik ikan Hampala yang terkenal sadis dalam menyambar umpan tiruan. Hampala terkenal mampu membuat trible hook menjadi keriting. Walaupun ikan air tawar namun sensasinya tak kalah jika dibandingkn ikan air laut.

Saturday, June 9, 2018

Umpan HampalaTerbaik


Sebagai salah satu ikan predator target casting, Hampala merupakan ikan piala yang banyak dicari para castinger di Indonesia. Mulai dari Sumatera, Kalimantan dan Jawa ikan yang memang tergolong ikan endemik di pulau tersebut sangat menjadi dambaan para penghobi casting. Tidak lengkap rasanya bergelar castinger jika belum pernah merasakan sensasi ikan Hampala alias ikan terpedo ataupun serigala air tawar ini. sungai-sungai besar di ketiga pulau tersebut diatas merupakan habitat predator yang gesit ini terutama di aliran sungai deras dengan ciri berbatu dan berpasir serta terdapat riak-riak kecil penghasil oksigen yang sangat dibutuhkan ikan Hampala ini. Berikut ini kami berikan ulasan singkat mengenai Umpan Hampala Terbaik berdasarkan dari pengalaman yang kami lakukan di sungai Bengawan Solo
Berbagai macam lure ditawarkan para penjual alat pancing, antara lain spoon, minnow, stickbait, mini popper, pencil, bahkan jump frog pun dapat menjadi andalan untuk berburu ikan ini. Nah dari sekian macam lure tersebut ternyata ada satu Umpan Hampala Terbaik yaitu lure handmade yang paling menarik dan cepat sekali bereaksi dengan ikan hampala bahkan bisa disebutkan sebagai fish finder ikan yang satu ini. Lure paling killer tersebut adalah Upil yang terbuat dari Glue Gun atau lem tembak/lem bakar. Cara membuat umpan ini bisa anda baca pada artikel sebelumnya. setelah beberapa kali mencoba akhirnya saya buktikan bahwa Upil sangat efektif dan mempunyai label "killer" untuk ikan Hampala dari size mini hingga 40cm dari apa yang pernah saya coba.
Agar anda lebih nyaman saya menyarankan gunakan set tackle kelas ringan alias Ultra Light untuk menikmati sensasi tarikan yang luar biasa untuk jenis umpan yang tergolong mini ini. Lure Upil juga sangat efektif untuk ikan Gabus, dimana sayapun mendapatkan ikan ini sebagai "salah target" ketika berburu ikan Hampala. Sebagai kompetitor lure Upil dalam kekilleran memburu hampala tentu saja lure mini spoon yang merupakan lure andalan dan wajib ada disetiap perburuan Hampala.
Nah sudah saya ulas betapa killernya umpan Upil bagi Hampala, namun jika anda ingin mencoba sensasi lain saya sarankan gunakan stickbait dan mini popper yang pastinya akan memacu adrenalin anda saat umpan jenis top water tersebut disambar sang predator.
Jika anda bingung kemana harus berburu Hampala silahkan datang ke wilayah Solo Raya lebih tepatnya di sepanjang Sungai Bengawan Solo ataupun ke Jogja di Kali Code, Gajah Wong dan kali progo atau mencoba Sungai Serayu yang memanjang dari Wonosobo hingga Purwokerto bisa juga menjajal Sungai Klawing di Purbalingga. Untuk tempat lainnya akan saya update tulisan ini jika sudah mendapatkan informasi valid tempat lainnya yang menjadi spot Hampala di Indonesia Raya ini.
Demikian tadi sedikit ulasan mengenai Umpan Hampala Terbaik yang pernah kami rasakan sendiri kedasyatannya dalam memperoleh strike ikan Hampala khususnya di Sungai Bengawan Solo Jawa Tengah. Semoga informasi ini memberikan inspirasi kepada anda sekalian untuk mencoba sendiri kedasyatan umpan tadi. Semoga bermanfaat.